PCIM Arab Saudi Gelar Mudzakarah Kitab Al-Mukhtashar Al-Lathif Bersama Ustaz Asri Amiruddin

pada May 24, 2026 Waktu Membaca 2 Menit

Arab Saudi — Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Arab Saudi kembali menyelenggarakan majelis keilmuan bagi masyarakat diaspora Indonesia. Kali ini, PCIM Arab Saudi mengadakan acara *mudzakarah* (kajian dan diskusi) yang mengkaji secara khusus kitab *Al-Mukhtashar Al-Lathif* karya cendekiawan terkemuka asal Yaman, Syekh Abdullah bin Abdurrahman Bafadhl Al-Hadhrami.

Acara keilmuan ini menghadirkan Ustaz Asri Amiruddin, alumni Program Magister di Universitas Qasim (Qassim University), Arab Saudi, sebagai narasumber utama.

Secara akademis dan historis, kitab Al-Mukhtashar Al-Lathif merupakan salah satu literatur fundamental yang sangat otoritatif dalam diskursus fikih mazhab Syafi’i. Kitab ini banyak dijadikan rujukan dasar di berbagai institusi pendidikan Islam di seluruh dunia karena penyajiannya yang ringkas, padat, dan sistematis dalam membahas kaidah-kaidah ibadah inti (seperti taharah, salat, puasa, zakat, dan haji).

Dalam pemaparannya, Ustaz Asri Amiruddin menguraikan teks-teks klasik (matan) dalam kitab tersebut menggunakan pendekatan analisis yang komprehensif namun mudah dipahami oleh peserta. Berbekal latar belakang akademisnya dari Universitas Qasim, beliau tidak sekadar menerjemahkan secara harfiah, melainkan memberikan syarah (penjelasan rinci) dan mengontekstualisasikan hukum-hukum fikih tersebut dengan realitas keseharian yang dihadapi oleh umat Islam pada masa kini.

Format *mudzakarah* yang diterapkan membuat kajian ini berjalan dua arah dan sangat interaktif. Para peserta yang hadir diberikan ruang yang luas untuk berdiskusi, menggali lebih dalam makna teks, serta menanyakan berbagai persoalan fikih ibadah yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi warga Indonesia yang berdomisili di Arab Saudi.

Kegiatan ini merupakan salah satu wujud komitmen PCIM Arab Saudi dalam merawat tradisi intelektual Islam dan memfasilitasi warganya untuk terus memperdalam ilmu agama dari sumber-sumber yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan keilmuannya.

Acara diakhiri dengan pemberian sanad kitab Al-Mukhtashar Al-Lathif oleh ustadz Asri Amiruddin yang bersambung ke penulis kitab. Harapannya peserta dapat terus mengulang dan murojaah kitab Al-Mukhtashar Al-Lathif agar tetap menjaga warisan keilmuan dan mengembangkannya.