Makkah, 12 Oktober 2026 — Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Britania Raya dan Irlandia melakukan kunjungan silaturahim ke PCIM Arab Saudi yang diwakili oleh Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah (PRIM) Makkah. Pertemuan berlangsung hangat di Rumah Ahmad Dahlan, Aziziyah, Makkah, pada Senin malam pukul 19.30–21.30 waktu setempat.
Pertemuan ini dihadiri oleh Ketua PCIM Britania Raya dan Irlandia, Ince Dian, serta jajaran PRIM Makkah: Qorinul Anhar Karim (Ketua), Asadullah Syamil (Sekretaris), Syubanul Arif Wicaksono (Bendahara), Habib (Anggota), dan Fazzal Hawari selaku pembina LKHU PCIM Arab Saudi.
Dinamika Dakwah di Negara Minoritas dan Mayoritas Muslim
Dalam sesi perkenalan dan ramah tamah, PCIM Britania Raya dan Irlandia memaparkan tantangan dakwah yang mereka hadapi sebagai komunitas muslim minoritas. Salah satu strategi penting yang mereka lakukan adalah bergabung dengan Dewan Muslim Inggris, sehingga dapat memperluas jaringan dan memperkuat posisi dakwah di masyarakat Inggris.
Selain itu, mereka juga mengembangkan pendekatan dakwah kreatif melalui komunitas fans sepak bola. Program seperti buka puasa bersama dan kolaborasi dengan berbagai fans club di kota-kota Inggris menjadi cara efektif untuk mengenalkan nilai-nilai Islam secara inklusif dan menarik bagi generasi muda.
Sementara itu, PCIM Arab Saudi melalui PRIM Makkah memaparkan berbagai kegiatan dakwah yang telah berjalan di wilayah kerja mereka. Salah satu program yang mendapat perhatian adalah kajian ummahat, yang telah menjangkau banyak warga Indonesia di Makkah. PCIM Arab Saudi juga memperkenalkan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang aktif, seperti LKHU dan Lazismu, yang berperan dalam pelayanan jamaah dan kegiatan sosial.
Penjajakan Kolaborasi Layanan Umroh Transit
Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan awal untuk menjalin kolaborasi strategis antara PRIM Makkah dan PCIM Britania Raya & Irlandia. Kolaborasi tersebut berfokus pada khidmah penyediaan fasilitas umroh transit bagi warga Indonesia yang datang dari Britania Raya, Amerika Serikat, dan negara-negara Eropa.
Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi bentuk pelayanan nyata Muhammadiyah bagi diaspora Indonesia yang ingin melaksanakan ibadah umroh dengan lebih mudah dan terarah. PCIM Arab Saudi melalui LKHU akan menindak lanjuti saran yang menarik ini dengan menyusun teknis skemanya.
Pertemuan tersebut ditutup dengan penyerahan cenderemata berupa Majalah Al Manarah karya kader-kader PCIM Arab Saudi kepada PCIM Britania Raya.
Penulis: Asadullah Syamil Syafiq