Jeddah, Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah (PRIM) berkolaborasi dengan Sekolah Indonesia luar negeri (SILN) Jeddah menggelar silaturahmi dan halalbihalal perdana bagi kader dan simpatisan, Sabtu (11/04/2026).
Bertempat di aula SILN Jeddah, acara yang bertema kan “Tantangan Hidup dan Menghidupi Dakwah Muhammadiyah di Arab Saudi” dihadiri oleh mahasiswa, Pekerja Migran Indonesia (PMI) serta tokoh-tokoh inspiratif.
Setelah rangkaian acara pembukaan, ketua Persatuan cabang istimewa Muhammadiyah (PCIM) Arab Saudi, Dicky Zulkarnain Tamy, BIRKH memberikan kata sambutan yang dalam refleksinya, ia menekankan pentingnya menjaga momentum Idul fitri sebagai penguat ukhuwah meski, kegiatan ini diselenggarakan di penghujung Syawal.
Dukungan kuat juga mengalir dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) yang diwakili oleh head of canseleri (HoC) KJRI Jeddah Suharyo Tri Sasongko. Dalam sambutannya ia menyampaikan permohonan maaf dari bapak Konsul Jenderal yang berhalangan hadir karena sedang fokus pada persiapan kedatangan jemaah haji.
Namun, ia menegaskan komitmen penuh KJRI Jeddah dalam mendukung setiap kegiatan organisasi masyarakat di Arab Saudiyang konsisten menebar manfaat bagi diaspora. lebih lanjut, beliau menyampaikan harapan kedepannya agar PCIM Arab Saudi dapat memiliki status badan hukum resmi , mengikuti jejak kesuksesan organisasi serupa yang telah mapan di Australia.
Memasuki agenda inti, acara dilanjutkan dengan diskusi panel dan tanya jawab interaktif yang berlangsung selama kurang lebih dua jam , Sesi yang menjadi ruang adu gagasan ini menghadirkan sejumlah tokoh penting lintas sektor, di antaranya Dr. Elly Warty Maliki Alumni universitas Al-azhar Kairo yang juga pengusung perkumpulan mahasiswi Wihdah di Mesir, Headof Canseleri (HOC) KJRI Jeddah Suharyo, serta Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Riyadh, Prof Irfan.

Suasana hangatnya kekeluargaan Muhammadiyah Arab Saudi
Turut memperkaya wawasan dalam diskusi panel tersebut, hadir pula representatif Indonesia untuk Organisasi Kerja sama Islam (OKI) Yasmi Adriansyah bersama tokoh PMI senior di Jeddah, Mudzakkir. kehadiran para panelis memberikan perspektif komprehensif, mulai dari ranah diplomasi, pendidikan, hingga peran strategis diaspora Indonesia di kancah internasional.
Kemeriahan dan bobot acara ini semakin terasa dengan tamu undangan khusus. Tampak hadir Ketua Minang Saiyo Jeddah Abdussatar dan juga representatif Indonesia di OKI, serta Kumardani dan Wahyu Krido Utama selaku perwakilan Bank Syariah Indonesia (BSI) di Arab Saudi.
Sebagai ajang silaturahmi momentum ini juga sukses mempererat ukhuwah diaspora Muhammadiyah lintas kota. Rasa persaudaraan semakin nyata dengan kehadiran langsung PMI Muhammadiyah di sekitar kota Jeddah, guru-guru di SILN Jeddah serta teman-teman delegasi PRIM Makkah, PRIM Thoif, hingga rombongan PCIM Arab Saudi yang menempuh perjalanan dari Madinah.
Rangkaian acara ditutup dengan sesi foto bersama, salam-salaman, dan ramah-tamah seluruh tamu peserta sesi diskusi internal kader Muhammadiyah serta penyampaian program kerja PCIM Arab Saudi dua tahun ke depan.
penulis : Sigit Abby Suprapto