Gali Khazanah Pemikiran Islam, PCIM Resmi Buka Madrasah Tarjih

pada January 10, 2026 Waktu Membaca 2 Menit

MADINAH – Pada Jumat, 9 Januari 2026 Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Arab Saudi menggelar pembukaan Madrasah Tarjih sebagai upaya strategis untuk memperdalam pemahaman keagamaan warga persyarikatan. Agenda ini menjadi momentum penting untuk menyelami kembali sejarah pemikiran Muhammadiyah serta dinamika Majelis Tarjih dan Tajdid.

Dalam sesi materi yang disampaikan oleh ketua MT3 (Majles Tarjih, Tajdid, dan Tabligh) PCIM Arab Saudi, Ustaz Muhammad Iqbal Zhuhri Tulutugon, pembahasan difokuskan pada sejarah terbentuknya Majelis Tarjih dan Tajdid, serta penjelasan mendalam mengenai apa itu Majelis Tarjih sebagai dapur pemikiran hukum Islam dalam tubuh Muhammadiyah. Pemaparan tersebut dikaitkan erat dengan spirit dakwah Muhammadiyah yang senantiasa mengedepankan pencerahan dan kemajuan.

Salah satu poin krusial yang ditegaskan dalam forum tersebut adalah mengenai posisi fikih Muhammadiyah terhadap mazhab-mazhab yang ada. “Muhammadiyah tidak berafiliasi dengan mazhab tertentu, tapi bukan anti mazhab,” ujar pemateri dalam penjelasannya. Pernyataan ini menegaskan bahwa Muhammadiyah menghormati khazanah pemikiran ulama terdahulu namun tetap mengedepankan Al-Qur’an dan As-Sunnah sebagai rujukan utama.

Bentuk Lajnah Fatwa untuk Isu Lokal

Madrasah Tarjih ini tidak hanya berhenti pada tataran wacana teoritis. Sebagai langkah konkret, PCIM berusaha menghadirkan solusi atas permasalahan keumatan dengan membentuk Lajnah Fatwa.

Lajnah ini ditugaskan untuk mengkaji dan merumuskan fatwa-fatwa yang berkaitan spesifik dengan permasalahan lokal yang dihadapi masyarakat di wilayah tersebut. Rencananya, hasil kajian dari Lajnah Fatwa PCIM ini akan diajukan ke Majelis Tarjih Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah sebagai kontribusi pemikiran dari cabang istimewa.

Di penghujung acara, terselip harapan besar dari penyelenggaraan program pendidikan ini bagi masa depan dakwah persyarikatan.

“Terciptanya kader-kader ulama yang meneruskan estafet dakwah Islam yang mencerahkan umat dan dunia,” pungkas pemateri menyampaikan harapannya atas dibukanya Madrasah Tarjih ini.

Penulis: Zidan Nayyiv Rosyadi